Bangun Sinergi Melalui Rakor Dana Desa Tingkat Propinsi Bengkulu

ismed, 05 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Bengkulu : Menindaklanjuti hasil Kajian Fiskal Regional Triwulan II Tahun 2019 mengenai perlunya koordinasi antara instansi terkait pengelolaan dan pemanfaatan Dana Desa (Pemerintah Provinsi, Kab/Kota, Kementerian Keuangan (Perbendaharaan & Pajak), BPKP, Inspektorat Daerah, Inspektorat Propinsi, Dinas PMD) dalam rangka meningkatkan efektivitas pembinaan Dana Desa, Senin 26 Agustus 2019 Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Hotel Madelin. Rapat dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PMD Kabupaten dan 200-an peserta perwakilan Kepala Desa atau perangkat Desa di Provinsi Bengkulu serta pendamping Desa.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelaksanaan Anggaran II Budi Marsudiyoto menegaskan komitmen Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam mengawal dan mensukseskan program Dana Desa untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Komitmen tersebut diwujudkan oleh  Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk menyalurkan Dana Desa dari Rekening Kas Umum Negara ke Rekening Kas Umum Daerah (untuk selanjutnya ke Rekening Kas Desa) secepat mungkin sesuai prosedur yang ada dimana prosedur penyaluran sudah dirancang sesuai dengan prinsip simplifikasi agar Dana Desa dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama untuk usaha-usaha produktif.  Oleh karena  itu Kuasa Pengguna Anggaran agar selalu mengingatkan Dinas PMD Kabupaten untuk aktif memberikan pembinaan ke desa-desa. Dinas PMD sendiri perlu mendorong para pendamping desa dalam mendampingi desa-desa yang menjadi tanggung jawabnya. Meskipun para pendamping desa ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu diharapkan dapat bekerja sama dengan baik dengan Dinas PMD Kabupaten untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana desa.

Tahun 2019 Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp1,079 Triliun. Sampai dengan akhir triwulan II 2019, menurut Budi Marsudiyoto, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara di daerah telah menyalurkan Rp646,41 Miliar atau hampir 60% dari anggaran yang tersedia. Pemanfaatan Dana Desa yang telah disalurkan agar diiprioritaskan untuk bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Lebih lanjut Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bengkulu tersebut mewanti-wanti agar Dana Desa yang jumlahnya besar tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin serta dipertanggungjawabkan seluruhnya melalui Online Monitoring SPAN yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Beliau menyayangkan apabila ada dana desa yang masih tersisa dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sampai dengan akhir tahun karena akan berakibat pada penundaan pencairan Dana Desa di tahun berikutnya.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu